MacBook & iPad Takkan ‘Dikawinkan’

SAN FRANCISCO, CA - SEPTEMBER 9: An Apple iPad Pro with a Smart Keyboard attached is seen in the demo area after a special event at Bill Graham Civic Auditorium on September 9, 2015 in San Francisco, California. Apple Inc. unveiled the latest iterations of its smart phone, the 6S and 6S Plus, an update to its Apple TV set-top box as well as announcing the new iPad Pro. (Photo by Stephen Lam/ Getty Images)

CEO Apple Tim Cook pernah menyebut bahwa iPad Pro akan menggantikan fungsi notebook ataupun desktop. Sehingga muncul rumor bahwa Apple akan membuat perangkat hybrid yang menggabungkan antara MacBook dan iPad, namun bukan itu yang dimaksud oleh Cook.

Notebook dan desktop yang dimaksud oleh Cook adalah PC yang berbasis Windows, bukan perangkat Mac. “Kami tak menganggap Mac dan PC sebagai hal yang sama,” ujar Cook, dikutip dari The Verge, Senin (16/11/2015).

Jadi yang dimaksud oleh Cook, dengan menggunakan iPad Pro, penggunaan PC berbasis Windows tak lagi diperlukan. Cook sendiri sebelumnya pernah menyebut bahwa Surface Book sebagai produk yang mencoba terlalu keras menjadi gabungan tablet dan notebook, dan gagal menjadi keduanya.

Apple saat ini berfokus pada fitur semacam Handoff, yang bisa membuat pengguna iOS dan OS X bisa bertukar file, panggilan telepon dan sejenisnya dengan mudah. Bukan menggabungkan kedua platform tersebut menjadi sebuah sistem operasi tersendiri.

“Kami merasa kalau pengguna kami tak menginginkan gabungan Mac dan iPad, karena hal itu akan membuat pengalaman pengguna tak sebaik yang diinginkan oleh pengguna,” lanjut Cook.

Menurut Cook, lebih baik Apple membuat tablet terbaik di dunia dan Mac yang terbaik di dunia. “Hal tersebut tak bisa dicapai dengan menggabungkan keduanya,” tutup Cook.

Balas komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk menambah komentar.