2016, Smartphone “Force Touch” Ramai Diluncurkan

0934415-durex-fundawear-780x390Tahun depan, setidaknya 25 persen perangkat mobile memiliki teknologi Force Touch. Baik jenis perangkat smartphone, smartwatch, maupun tablet.

Hal itu diprediksi firma analis teknologi IHS, sebagaimana dilaporkan PhoneArena, Selasa (22/12/2015).

Menurut riset IHS, penjualan modul Force Touch akan naik 317 persen menjadi 461 juta unit pada 2016 mendatang. Modul itu akan disematkan pada perangkat mid-range hingga high-end.

Kegandrungan vendor menyematkan Force Touch bersumber dari tuntutan masyarakat modern. Hal itu, kata IHS, tak lepas dari dominasi Apple sebagai penggiring tren.

Diketahui, pabrikan Cupertino itulah yang pertama kali memperkenalkan teknologi Force Touch melalui produk Apple Watch pada April tahun ini.

Force Touch pada dasarnya adalah teknologi layar sentuh yang lebih peka. Teknologi tersebut mampu menghasilkan respon berbeda pada layar berdasarkan kekuatan sentuhan pengguna.

Dari sentuhan lembut, sedang, hingga keras. Fungsi tersebut dianggap mengakomodir perintah yang lebih beragam sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam menjajal ponsel layar sentuh.

Saat ini, perangkat yang sudah menggunakan teknologi Force Touch antara lain Apple Watch, Apple iPhone 6s, Apple iPhone 6s Plus, dan Huawei Mate S.

Balas komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk menambah komentar.