Menentukan Waktu Shalat Menggunakan Android

Aplikasi Masjid yang saya kembangkan semakin bertambah fungsinya. Sebelumnya saya menambahkan fungsi menentukan arah kiblat menggunakan teknologi GPS. Saat ini saya menambahkan fungsi menentukan waktu shalat dengan memanfaatkan koordinat GPS.Dengan pemanfaatan koordinat GPS, selama Android kita mendapatkan sinyal GPS di mana pun, maka waktu shalat dapat ditentukan. Tidak memerlukan internet dan juga database.

Prinsipnya sederhana, yaitu, setelah handphone Android kita mendapatkan koordinat GPS di mana kita berada dan juga tanggal saat itu, maka waktu shalat secara otomatis dihitung dengan menggunakan fungsi yang sudah didevelop oleh PrayTimes dot org.

Di situs PrayTimes org dijelaskan bagaimana cara menentukan waktu shalat. Terdapat beberapa metode dan parameter yang harus ditentukan. Untuk Indonesia, tentunya kita mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementrian Agama. Ketentuan untuk menentukan waktu shalat tersebut, bisa dilihat di situs al-habib dot info / jadwal-shalat , adalah sebagai berikut

  1. Sudut Shubuh -20°
  2. Zhuhur setelah matahari melintas Meridian/Zawal
  3. Penentuan ‘ashar berdasarkan Fiqih Syafi’i: panjang bayangan = panjang benda
  4. Maghrib saat terbenam matahari
  5. Sudut ‘Isya’ -18°
  6. Selain itu, waktu sholat biasanya dikoreksi dengan Ikhtiyat +- 2 menit (sebagai waktu pengaman dan penyeragam agar bisa berlaku bagi seluruh wilayah kota)

Parameter atau ketentuan tersebut kita set di dalam Aplikasi Masjid seperti gambar screen shoot berikut :

Penyesuaian waktu biasanya ditambah atau dikurangi 2 menit. Sebagai contoh tampilan di bawah waktu fajr tidak disesuaikan waktunya :

Hasilnya untuk Jakarta Pusat pada tanggal 8 Maret 2015, hasilnya seperti di bawah. Semua waktu shalat tidak ditambahkan maupun dikurangi. Tentunya Anda sebagai pengguna Aplikasi Masjid di Android dapat mengubah parameter sesuai dengan kriteria Anda sendiri

Balas komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk menambah komentar.