Android: Penyimpanan Eksternal pada Emulator Android

Penyimpanan eksternal merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan daridevice, apalagi jika device termasuk Low-End. Selain berfungsi sebagai media penyimpanan, penyimpanan eksternal pun juga bisa digunakan sebagai backup dari handphone. Semisal untuk menambah kapasitas system.

Dan bagi pengembang, penyimpanan eksternal pun juga termasuk bagian yang penting. Salah satu fungsi diantaranya adalah digunakan sebagai media percobaan, misalkan saja dalam aplikasi pemutar musik. Dengan menggunakan emulator, Anda juga tidak hanya bisa meng-emulasi sistem saja, namun penyimpanan eksternal pula.

Membuat direktori penyimpanan eksternal

Buka Command Prompt dan akses folder instalasi ADT Anda, masuk pada direktoritools yang berada pada direktori tersebut. Kali ini folder instalasi Android Penulis berada pada disk F:eksternalKetika sudah berada pada directory tools, gunakan syntax mksdcard untuk mengatur besarnya kapasitas serta penempatan penyimpanan eksternal. Pada dasarnya syntaxyang digunakan untuk membuat sebuah directory pada emulator Android adalah

1
mksdcard -l <label> <size> <file>

Kali ini Penulis akan membuat sebuah penyimpanan eksternal dengan ukuran 512 MegaBytes

1
2
F:\Installer\adt-bundle-windows-x86_64-20131030\sdk\tools>mksdcard 512M C:\User
\Public\Documents\sdcardDev.iso

Jika ingin melakukan eksplorasi lebih jauh, Anda bisa mengunjungi website developer android yang menjelaskan tentang syntax mksdcard

Menggunakan penyimpanan eksternal

Kini Anda telah selesai membuat penyimpanan eksternal pada emulator Android. Untuk menggunakannya pada emulator Android, silahkan buka ADT dan mengakses project yang telah Anda buat. Misalkan musicPlayer. Klik kanan pada project yang anda inginkan, pilih “run > run configuration”. Maka akan muncul window, pilih tab target. Arahkan ke bagian bawah hingga Anda menemukan “Additional Emulator Command Line Option“, isikan syntax:

1
-sdcard <lokasi eksternal storage>

eclipsePenyimpanan eksternal yang dibuat Penulis ada pada direktori“C:\Users\Alvian\Documents\WorkspaceADT\sdcardDev.iso” sehingga penulis mengetikan

1
-sdcard C:\Users\Alvian\Documents\WorkspaceADT\sdcardDev.iso

kini memori eksternal sudah terinstall pada Android emulator Anda.

Akses penyimpanan eksternal

Untuk mengakses direktori dari memori eksternal, terdapat 2 cara yaitu melalui DDMSdan Shell. Namun sebelum Anda mengkases penyimpanan eksternal, emulator Android harus dijalankan terlebih dahulu.

  • Menggunakan DDMS

DDMS merupakan kependekan dari Dalvik Debug Monitor Server, alat yang digunakan untuk memantau emulator. Banyak fungsi yang bisa Anda gunakan pada fitur ini. Mengakses penyimpanan eksternal merupakan salah satu fungsi yang bisa digunakan, Anda dapat mengikuti langkah berikut untuk menggunakannya:

    • Buka Eclipse atau ADT yang sudah terinstall pada PC Anda.
    • Pilih menu window > Open perspective > Other > DDMS.
    • Atau buka Command Prompt, masuk pada direktori penginstallan ADT > sdk > tools. Aktifkan DDMS dengan mengetikan syntax ddms.

DDMS

  • Melalui Shell

Merupakan Command Prompt milik Android yang tentunya juga bisa Anda akses dengan Command Prompt dari Windows. Namun syntax yang digunakan ketika sudah berada dalam Shell adalah syntax Linux karena basis dari Android adalah Linux. BukaCommand Prompt pada Windows, akses direktori tempat instalasi ADT > sdk > platform-tools. Ketikan Syntax adb -e shell Maka Command Prompt pada Windows yang Anda gunakan akan berubah menjadi seperti ini:adb_shell

Pull from dan Pull onto

Bagaimana dengan memasukan file kedalam memory eksternal pada emulator? Kali ini Penulis menggunakan DDMS yang disediakan oleh eclipse. Klik pada file tab explorer. Pada pojok kanan atas Anda akan menemukan 2 icon. Icon sebelah kiri digunakan untuk melakukan “Pull from”, Artinya mengeksport file dari emulator ke penyimpanan PC. Sedangkan icon sebelah kanan adalah “Pull onto” digunakan untuk melakukan upload dari penyimpanan PC ke penyimpanan Android Anda.

icon

Troubleshoot

Mungkin pada sebagian kasus akan menemui kegagalan upload file dari PC ke penyimpanan Android Anda, berupa “transfer error: Read-only file system” atau“Failed to push selection: Read-only file system”. Hal ini disebabkan permissiondari penyimpanan eksternal yang dibuat, di mana Anda tidak bisa melakukan write danexecute. Untuk mengatasi hal ini Anda harus mengubah permission penyimpanan eksternal Anda dengan menggunakan Shell Android:

  1. Akses DDMS menggunakan Command Prompt seperti dijelaskan di awal
  2. Masuk sebagai super user menggunakan perintah “su”, lalu ketikan syntax :
    1
     mount -o rw,remount rootfs /

    Syntax ini ditujukan untuk melakukan remount penyimpanan eksternal Anda, tentunya dengan menggunakan rw (read-write) permission. Sehingga Anda bisa melakukan upload kembali. Atau jika Anda masih belum berhasil menggunakansyntax tersebut gunakan perintah:

    1
    chmod 777 /mnt/sdcard

root

Di mana seluruh pengguna memiliki akses untuk merubah, membaca, dan mengeksekusi file.

Penutup

Kini emulator android sudah memiliki penyimpanan eksternal sehingga anda pun juga bisa melakukan penginstalan .apk dari penyimpanan eksternal yang Anda gunakan. Jika Anda gagal saat ini belum tentu anda gagal selanjutnya, selamat mencoba!

Balas komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk menambah komentar.