Android: Menghubungkan Activity dengan Intent

images (3)

Aplikasi Android biasanya tidak hanya terdiri dari satu Activity saja, mungkin saja terdiri dari dua atau beberapa Activity yang saling mendukung. Jika Anda seorang pengembang aplikasi Android, tentunya perpindahan dari satu Activity ke Activity yang lain harus anda atur. Dalam aplikasi Android, perpindahan antar Activity dapat menggunakan Intent. Untuk mencoba menggunakan Intent secara dasar, Anda bisa mulai membaca tulisan kali ini.

  1. Buat sebuah project baru pada ADT. pada kali ini, penulis membuat project dengan nama Intents. Anda bisa menggunakan nama yang sama atau berbeda. Temukanfile AndroidManifest.xml yang ada pada project yang telah Anda buat. lakukan pengubahan:
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    <application
            android:allowBackup="true"
            android:icon="@drawable/ic_launcher"
            android:label="@string/app_name"
            android:theme="@style/AppTheme" >
            <activity
                android:name="com.project.intents.MainActivity"
                android:label="@string/app_name" >
                <intent-filter>
                    <action android:name="android.intent.action.MAIN" />
                    <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
                </intent-filter>
            </activity>
            <activity
                <!-- merupakan penamaan dari aktivitas anda  -->
                android:name="Activity2"
                android:label="Activity2" >
                <intent-filter>
                    <!-- nama pada bagian ini merupakan nama yang akan anda panggil pada aktivitas di java  -->
                    <action android:name="com.project.activity2" />
                    <category android:name="android.intent.category.DEFAULT" />
                </intent-filter>
            </activity>
        </application>
  2. Jika langkah pertama telah selesai, maka buatlah class baru pada project AndroidAnda. Untuk membuat class baru Anda bisa melakukannya dengan klik kanan padapackage dan pilih new > class. Beri nama sesuai keinginan Anda, atau bisa menggunakan nama Activity2 seperti pada tutorial kali ini. Lakukan pengubahan pada class yang telah Anda buat menjadi:
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    package com.project.intents;
    import android.app.Activity;
    import android.os.Bundle;
    public class Activity2 extends Activity {
      @Override
      protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        // TODO Auto-generated method stub
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity2);
      }
    }
  3. Untuk mengatur layout dari Activity yang kedua, Anda harus menambahkan file.xml pada direktori /res/layout. Klik kanan pada direktori layout. Pilih new > otherakan muncul window baru, pilih android > android xml Layout File. Pada penamaan file .xml harus di dahului oleh huruf kecil, misalnya activity2. Lakukan pengubahan sesuai kebutuhan Anda.
  4. Pada tutorial kali ini penulis melakukan pemanggilan Intent lewat classmain_activity. Sehingga perlu ada pengubahan pada class main_activity yang telah dibuat sebelumnya.
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    26
    27
    package com.project.intents;
    import android.os.Bundle;
    import android.app.Activity;
    import android.content.Intent;
    import android.view.Menu;
    import android.view.View;
    import android.widget.Button;
    public class MainActivity extends Activity {
      @Override
      protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        Button btn = (Button) findViewById(R.id.button1);
        btn.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
          @Override
          public void onClick(View v) {
            // TODO Auto-generated method stub
            startActivity(new Intent("com.project.activity2"));
          }
        });
      }
    }
  5. lakukan debug pada aplikasi yang telah anda buat pada emulator atau melalui device eksternal anda.
  6. Untitled-1

Dalam perkembangannnya, Intent juga dapat digunakan untuk menginisiasi service lain ataupun melakukan broadcast receiver pada objek. Hanya tinggal bagaimana anda mengkreasikan intent dengan logika. Selamat mencoba!images (3)

Balas komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk menambah komentar.